In Spite Of

Balbalan adalah seorang wiraniaga makanan yg sungguh luar biasa . Aktivitasnya sehari-hari adalah menjual produk makanan anak-anak dari pintuke pintu [door to door service] .Setiap pagi Alban - demikian Balbalan biasa d panggil- berangkat ke kantornya untuk mengambil barang yg akan d jual menggunakan sepeda motornya yg berjarak kuran glebih 15 km. Hingga suatu saat tiba-tiba motornya d tabrak sebuah truk yg ugal-ugalan d sebuah jalan by pass . Dia pingsan dan kakinya remuk sehingga harus d amputasi . Sejak sadar dan mendengar kakinya d amputasi , dunia terasa gelap dan putus harapan serta cita-cita yg sedah d impikannya selama ini menjadi sales manager d perusahaan tersebut .

Tindakan amputasi merupakan satu-satunya jalan untuk membuat dia lebih sehat dan pulih mengingat kakinya remuk. Bertambah remuk lagi perasaannya ketika ia menandatangani surat pernyataan kesanggupan untuk d amputasi . Operasi pun dilakukan untuk mengangkat kaki kanannya .

Sejak d amputasi dan tinggal sementara d ruang pemulihan , Balbalan betul-betul berubah dan terus menerus menyesali dirinya . Hingga suatu ketika seorang laki-laki d atas kursi roda datang menghampirinya . Kedua kaki laki-laki itu telah d amputasi . Beliau berkata kepada Alaban :

"Hai anak muda , mengapa engkau bersedih dengan hilangnya kaki kananmu ? Mestinya kau bersyukur masih selamat . Banyak orang meninggal dalam kecelakaan by pass tersebut . Sekarang , kau buktikan pada lingkungan sekelilingmu , bahkan teman-teman d kantormu bahwa walaupun kakimu sudah d amputasi , penjualan barang-barangmu tidak menurun . Buktikan mimpimu itu menjadi kenyataan dan kalahkan dirimu sendiri yg selalu ingin dimanjakan dan melakukan pembenaran diri . Selamat berjuang , dan jangan lupa berdoa !" kata laki-laki tersebut seraya berlalu dari ruangan tersebut .

Perkataan laki-laki tersebut sungguh menyentuh dan memotivasi dirinya untuk bangkit , walaupun (In Spite Of) dirinya kini cacat dan tidak memiliki kaki . Dengan seusah payah Balbalan belajar berjalan menggunakankaki palsu dan menerima keadaan diri .

Tiga tahun kemudian , ia bisa mewujudkan mimpinya menjadi sales manager dengan satu kaki . Bukan hanya itu , kariernya bakal menanjak dengan cepat mengingat selalu menjual dengan jumlah yg tinggi dibanding rekan-rekannya yg berfisik normal . Balbalan telah menjadi motivator ulung d perusahaannya . Pengalaman hidupnya sungguh menjaid penguat keyakinan sekaligus motivasi bagi armada pemasarannya . Kata-kata yg selalu d ucapkannya adalah hidup memang keras dan penuh perjuangan , namun jika disikapi dengan kelemahlembutan maka qt akan termotivasi untuk terus menggali sisi baik dari kehidupan ini .

Fulfilling Life


Terlampau sering kita mengeluh . Menjadikan kekurangan kita sebagai tameng untuk membenarkan ketidakmampuan kita untuk survive dan bersaing dengan orang - orang di sekitar kita . Ketika sekolah , kita sering merasa minder jika bukan orang yang pinter , ganteng , atau kaya . Minder saat melihat lingkungan kita terlihat 'lebih' daripada kita . Dan akibatnya jiwa kompetisi kita akan menurun . Karena sudah merasa diri 'kurang' .

Ada alasan yang pernah saya dengar ketika saya masih SMP saat ada teman saya di tanya ,"Kenapa kamu tidak belajar ?" . Jawabnya,"Buat apa susah - susah belajar lha wong ntr hasilnya udah pasti jelek kok ."

Sebuah jawaban yang simpel dan amat sering kita jumpai . Berpikir yang terjelek sebelum mencoba untuk melakukan . Padahal tidak ada salahnya bagi kita untuk mencoba belajar . Toh hasil akhir bukan tujuan . Proses lebih penting daripada hasil bukan ? Bisa saja kita tidak berhasil pada usaha yang pertama , akan tetapi siapa tau pada usaha selanjutnya keberhasilan akan menjadi milik kita ?

Bukan hanya dalam masa sekolah saja kita menjumpai banyak kondisi yang memungkinkan untuk mengeluh . Bahkan ketika sudah memasuki usia dewasa dan kerja , mengeluh akan menjadi kebiasaan kita jika kita tidak pandai memenejnya . Pernahkah kita berpikir bahwa orang - orang di bawah ini adalah orang biasa (bahkan cenderung di sepelekan oleh lingkungan) sebelum mereka melakukan suatu yang fenomenal ?

  • NANCY MATTHEWS EDISON (1810-1871)



  • Suatu hari, seorang bocah berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di
    sekolah, pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya.
    ibunya membaca kertas tersebut, " Tommy, anak ibu, sangat bodoh. kami
    minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah."


    Sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad
    yang teguh, " anak saya Tommy, bukan anak bodoh. saya sendiri yang
    akan mendidik dan mengajar dia."


    Tommy bertumbuh menjadi Thomas Alva Edison, salah satu penemu terbesar
    di dunia. dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak
    tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju.


    Tak banyak orang mengenal siapa Nancy Mattews, namun bila kita
    mendengar nama Edison, kita langsung tahu bahwa dialah penemu paling
    berpengaruh dalam sejarah. Thomas Alva Edison menjadi seorang penemu
    dengan 1.093 paten penemuan atas namanya. siapa yang sebelumnya
    menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai" diminta keluar dari
    sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius? jawabannya adalah ibunya!


    Ya, Nancy Edison, ibu dari Thomas Alva Edison, tidak menyerah begitu
    saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya. Nancy yang
    memutuskan untuk menjadi guru pribadi bagi pendidikan Edison dirumah,
    telah menjadikan puteranya menjadi orang yang percaya bahwa dirinya
    berarti. Nancy yang memulihkan kepercayaan diri Edison , dan hal itu
    mungkin sangat berat baginya. namun ia tidak sekalipun membiarkan
    keterbatasan membuatnya berhenti.

  • JOANNE KATHLEEN ROWLING



  • Sejak kecil, Rowling memang sudah memiliki kegemaran menulis. bahkan
    di usia 6 tahun, ia sudah mengarang sebuah cerita berjudul Rabbit. ia
    juga memiliki kegemaran tanpa malu" menunjukan karyanya kepada teman"
    dan orangtuanya. kebiasaan ini terus dipelihara hingga ia dewasa. daya
    imajinasi yang tinggi itu pula yang kemudian melambungkan namanya di
    dunia.

    Akan tetapi, dalam kehidupan nyata, Rowling seperti tak henti didera
    masalah. Keadaan yang miskin, yang bahkan membuat ia masuk dalam
    kategori pihak yang berhak memperoleh santunan orang miskin dari
    pemerintah Inggris, itu masih ia alami ketika Rowling menulis seri
    Harry Potter yang pertama. Ditambah dengan perceraian yang ia alami,
    kondisi yang serba sulit itu justru semakin memacu dirinya untuk
    segera menulis dan menuntaskan kisah penyihir cilik bernama Harry
    Potter yang idenya ia dapat saat sedang berada dalam sebuah kereta
    api. Tahun 1995, dengan susah payah, karena tak memiliki uang untuk
    memfotocopy naskahnya, Rowling terpaksa menyalin naskahnya itu dengan
    mengetik ulang menggunakan sebuah mesin ketik manual.

    Naskah yang akhirnya selesai dengan perjuangan susah payah itu tidak
    lantas langsung diterima dan meledak di pasaran. Berbagai penolakan
    dari pihak penerbit harus ia alami terlebih dahulu. Diantaranya,
    adalah karena semula ia mengirim naskah dengan memakai nama aslinya,
    Joanne Rowling. Pandangan meremehkan penulis wanita yang masih kuat
    membelenggu para penerbit dan kalangan perbukuan menyebabkan ia
    menyiasati dengan menyamarkan namanya menjadi JK Rowling. Memakai dua
    huruf konsonan dengan harapan ia akan sama sukses dengan penulis
    cerita anak favoritnya CS Lewis.

    Akhirnya keberhasilan pun tiba. Harry Potter luar biasa meledak
    dipasaran. Semua itu tentu saja adalah hasil dari sikap pantang
    menyerah dan kerja keras yang luar biasa. tak ada kesuksedan yang
    dibayar dengan harga murah.

  • OPRAH WINFREY



  • Bermodal keberanian "Menjadi Diri Sendiri", Oprah menjadi presenter
    paling populer di Amerika dan menjadi wanita selebritis terkaya versi
    majalah Forbes, dengan kekayaan lebih dari US $ 1 Milyar. Copy acara
    "The Oprah Winfrey Show" telah diputar di hampir seluruh penjuru bumi ini.

    TAHUKAH ANDA?

    Lahir di Mississisipi dari pasangan Afro-Amerika dengan nama Oprah
    Gail Winfrey. Ayahnya mantan serdadu yang kemudian menjadi tukang
    cukur, sedang ibunya seorang pembantu rumah tangga. Karena keduanya
    berpisah maka Oprah kecil pun diasuh oleh neneknya di lingkungan yang
    kumuh dan sangat miskin. Luarbiasanya, di usia 3 tahun Oprah telah
    dapat membaca Injil dengan keras.

    "Membaca adalah gerai untuk mengenal dunia" katanya dalam suatu
    wawancaranya.

    Pada usia 9 tahun, Oprah mengalami pelecehan sexual, dia diperkosa
    oleh saudara sepupu ibunya beserta teman-temannya dan terjadi berulang
    kali. Di usia 13 tahun Oprah harus menerima kenyataan hamil dan
    melahirkan, namun bayinya meninggal dua minggu setelah dilahirkan.

    Setelah kejadian itu, Oprah lari ke rumah ayahnya di Nashville .
    Ayahnya mendidik dengan sangat keras dan disiplin tinggi. Dia
    diwajibkan membaca buku dan membuat ringkasannya setiap pekan.
    Walaupun tertekan berat, namun kelak disadari bahwa didikan keras
    inilah yang menjadikannya sebagai wanita yang tegar, percaya diri dan
    berdisiplin tinggi.

    Prestasinya sebagai siswi teladan di SMA membawanya terpilih menjadi
    wakil siswi yang diundang ke Gedung Putih. Beasiswa pun di dapat saat
    memasuki jenjang perguruan tinggi. Oprah pernah memenangkan kontes
    kecantikan, dan saat itulah pertama kali dia menjadi sorotan publik..

    Karirnya dimulai sebagai penyiar radio lokal saat di bangku SMA. Karir
    di dunia TV di bangun diusia 19 tahun. Dia menjadi wanita negro
    pertama dan termuda sebagai pembaca berita stasiun TV lokal tersebut.
    Oprah memulai debut talkshow TVnya dalam acara People Are Talking. Dan
    keputusannya untuk pindah ke Chicago lah yang akhirnya membawa Oprah
    ke puncak karirnya. The Oprah Winfrey Show menjadi acara talkshow
    dengan rating tertinggi berskala nasional yang pernah ada dalam
    sejarah pertelevisian di Amerika. Sungguh luar biasa!

    Latar belakang kehidupannya yang miskin, rawan kejahatan dan
    diskriminatif mengusik hatinya untuk berupaya membantu sesama.
    Tayangan acaranya di telivisi selalu sarat dengan nilai kemanusiaan,
    moralitas dan pendidikan. Oprah sadar, bila dia bisa mengajak seluruh
    pemirsa telivisi, maka bersama, akan mudah mewujudkan segala impiannya
    demi membantu mereka yang tertindas.

    Oprah juga dikenal dengan kedermawanannya. Berbagai yayasan telah
    disantuni, antara lain, rumah sakit dan lembaga riset penderita AIDs,
    berbagai sekolah, penderita ketergantungan, penderita cacat dan banyak
    lagi.

    Dan yang terakhir, pada 2 januari 2007 lalu, Oprah menghadiri peresmian sekolah khusus anak-anak perempuan di kota Henley-on-Klip, di luar Johannesburg, Afrika selatan, yang didirikannya bersama dengan pemirsa acara televisinya. Oprah menyisihkan 20 juta pounsterling ( 1 pons kira2 rp. 17.000,- )atau 340 milyiar rupiah dari kekayaannya. "Dengan memberi pendidikan yang baik bagi anak2 perempuan ini, kita akan memulai mengubah bangsa ini" ujarnya berharap.

    Kisah Oprah Winfrey ialah kisah seorang anak manusia yang tidak mau meratapi nasib. Dia berjuang keras untuk keberhasilan hidupnya, dan dia berhasil. Dia punya mental baja dan mampu mengubah nasib, dari kehidupan nestapa menjadi manusia sukses yang punya karakter.



Dan masih banyak kisah lain yang sejenis dengan yang saya sebutkan di atas . Apa manfaat yang bisa kita ambil ? Selalu ada 1001 alasan untuk menyerah, namun orang - orang yg berhasil adalah orang - orang yg tidak memutuskan untuk menyerah . Dia selalu bisa menemukan sebuah alasan untuk tidak menyerah .


~~~~~~~~~~~~~~~~


Istilah In Spite Of (walaupun) sebenarnya menegaskan bahwa setiap manusia memiliki potensi dan harapan untuk menjadi lebih baik walo dia punya kekurangan yang amat sangat . Istilah ini juga dapat di artikan sebagai upaya untuk membantah kelemahan dalam diri kita dan mengubah cara pandang untuk menjadikan kelemahan sebagai motivator untuk menjadikan diri kita lebih berkembang serta menjadikannya peluang untuk maju .

Jadi masalah sebenarnya bukan pada apa yang kurang melainkan bagaimana cara pandang kita untuk menghadapi kekurangan yang kita miliki sehingga walo kekurangan kita segedhe gunung , kita menganggap itu sebagai lahan untuk di tanami pepohonan biar tidak tandus atau bisa juga di bikin villa di gunung tersebut .

Sebagai ilustrasi , ketika kita dihadapkan pada masalah sebesar Goliath , dengan cara apa kita mengatasinya ? Ada dua pilihan . Menggunakan paradigma ,"Ia terlalu besar untuk dipukul ." atau mengubah paradigma menjadi , "Ia terlalu besar sehingga tidak mungkin terluput !"

Paradigma pertama akan membuat kita ragu untuk melakukan pukulan . Pun ketika kita melakukan solusi untuk mengatasinya , solusi kita cenderung kurang maksimal dikarenakan prediksi kita akan kecilnya kemungkinan untuk menyelesaikan masalah tersebut .

Paradigma kedua akan membuat kita yakin . Sebesar apapun masalah yang kita hadapi , kita akan berhasil menyelesaikannya . Entah pada solusi yang keberapa .

Maka , , jangan jadikan mengeluh sebagai salah satu kepribadian kita . Percayalah , , kita tidak SELEMAH yang kita bayangkan . Ada banyak potensi terpendam dalam diri kita . Sedang sakit ? Jangan jadikan itu sebagai bahan untuk mengeluh . Tapi jadikan pelajaran apa yang bisa kita ambil ketika sakit sedang menyerang kita . Merasa bodoh ? Jangan jadikan sebagai sumber keluhan . Kebodohan dalam satu bidang pada diri kita berarti kepintaran dalam bidang lain . Toh orang pintar tidak selamanya pintar .

===

[+] untuk mbak jovie dan dek ama . sakit tidak selamanya menjadi bencana . Tapi bisa jadi anugerah yang tersembunyi . Keep ur spirit . . ! !

Ikuti tulisan saya via e-mail

5 comments:

  1. abinehanafi said...:

    siiip! dah layak jd trainer motivator nich.

  1. Ahmad Sheva said...:

    @ #1 : belum ustadz . masih jauh . masih pke jurus CSS (Copy Sana Sini) . masih dalam tahap belajar sih . semoga aja beneran bisa . :D

  1. Syamsul Alam said...:

    WOW!!!!!! GILA!!! SUPER-SUPER KEREN!!!!!

    Wah.... dengan bahan pembelajaran seperti ini. Aku yakin banget bahwa kamu akan jadi orang hebat in no time....

    Hm, di sini 'kan ada alasan untuk tidak mengeluh. Aku akan kasih alasan logis mengenai kenapa orang mengeluh, dan cara mengatasinya lewat tulisan di blogku yah.... Alam*Pintar dan Ahmad*Sheva bisa dijadikan ajang duet nih...... wkwkwkwkkwk.....

    Dah alama ga mampir, n ketika mampir tulisannya sedemikian hebat. Memamgn pujian kadang melemahkan, tapi pujian tulus seharusnya jadi bahan bakar untuk saling menguatkan. Terus menulis karena aku cinta caramu menulis.....

    Keep the light goes on!!!

  1. 70-236 said...:

    masih dalam tahap belajar sih . semoga aja beneran bisa.

  1. Vie said...:

    Terkadang memang banyak hambatan untuk selalu berfikir positif...butuh perjuangan untuk itu...
    ^_^

Post a Comment

It is my pleasure to get your best respond through your comment

Quotes of the Day

Recent Comments

Followers

Shev's bookshelf: read

OutliersKetika Cinta Bertasbih5 cmLaskar PelangiSang PemimpiEdensor

More of Shev's books »
Shev Save's  book recommendations, reviews, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists