Blogger dan Saya

Sejujurnya , saya sudah lama ingin menuliskan tentang hal ini . Hal yang amat penting karena berkenaan dengan dunia perbloggeran yang saya ikuti . Ini menyangkut tentang alasan saya memilih untuk menekuni dunia blogging . yah , , walo masih dalam taraf belajar sih (belajar makan waktu satu taon :D) .

Alasan yang paling penting mengapa saya memilih nge-blog itu yang paling penting karena di sini saya bisa belajar dan berkarya . Belajar di blogosphere berbeda dengan belajar di sekolah formal . dan ini yang bikin saya jatuh cinta . Perbedaan mendasar antara sekolah formal dengan blogosphere menurut saya (menurut saya nih) adalah tidak adanya batasan antara orang yang mau belajar dengan yang mengajar . setiap orang bisa belajar di sini . tidak harus menempuh jenjang tertentu untuk mendapatkan suatu ilmu . sebagai contoh , blogger Alam . jika Anda sudi berkunjung ke blog dia , maka Anda tidak akan percaya bahwa si penulis , Syamsul Alam , itu masih kelas 2 SMA . dan dia baru mulai nge-blog pada juni 2008 , itu berarti cuman butuh 8 bulan untuk mengubah blognya menjadi yang seperti sekarang . bandingkan dengan blog saya yang walo sudah satu tahun tapi masih seperti blog newbie . :)

Berkarya di blogosphere pun berbeda dengan berkarya di dunia nyata . Jika di dunia nyata karya yang di hasilkan merupakan benda nyata , maka blogosphere menghasilkan karya berupa tulisan dan ide . Berhargakah ini ? bagi saya pribadi , , sangat amat berharga . . ! ! informasi yang tidak bisa di dapat di perpustakaan daerah , bisa Anda temukan di sini . dan berita up2date yang tidak di berikan di sekolah , bisa Anda temukan di sini juga . Berkaitan dengan ide dalam blogosphere , saya bisa mengambil pelajaran sebelum saya dapat pelajaran ini . Sebagai contoh , saya bisa belajar tentang edit XML dan CSS di berbagai blog semisal kang rohman , mas jaloe , atau di blogger international semisal bloggerbuster dan fernando . pun jika Anda melakukan blogwalking , Anda pasti akan menemukan berbagai tulisan menarik dan menggelitik minat Anda . ini bisa Anda buktikan di blog mas firdaus (walo blognya udh jarang d update lagi , tp tulisan yang ada bener2 menggelitik) , mbak jovie (tulisannya bener-bener khas tapi bermakna) , maupun yang katagori tulisan berat dari blogger senior berusia muda semacam mas fatih hingga blogger senior yang bener-bener udh senior (dari segi umur nih) kayak bung rovicky yang isinya lebih d fokuskan dalam bidang geologi , maupun blognya di tempe yang isinya cuman opini tentang berita hangat di Indonesia .

Ada juga blog yang berbau ke arah politik seperti pkswatch yang di kelola oleh bung DOS . blog ini termasuk salah satu blog favorit saya . karena isinya yang mengulas tentang dakwah yang di lakukan PKS dalam sisi oposisi . jika Anda mencermati , Anda bisa belajar 2 hal dari blog ini . pertama : Anda bisa belajar hadist dan qur'an serta tafsir . karena di blog ini di sarankan menggunakan dalil sebagai dasar argumen dan artikel , secara tidak langsung melatih kita untuk mengetahui lebih dalam tentang Islam , terutama dalam ranah politik . kedua : Anda bisa belajar untuk berpikir kritis . ini bisa Anda coba setelah berkunjung ke blog tersebut .

Selain blog yang saya sebutkan di atas , ada banyak lagi blog yang bisa Anda ambil pelajaran untuk berkarya . Seperti mbak yeni , ustadz syarif , mas doli dan banyak lagi (maaf saya tidak bisa menyebutkan satu persatu) . Ada banya ilmu yang bisa Anda dapat . Jadi , ayo kita nge-blog . . ! ! Nge-blog tidak di haruskan menguasai cara menulis yang bagus dan sesuai EYD . tidak harus punya ide bejibun untuk memulai ide nge-blog . yang harus Anda punya adalah kemauan untuk belajar dan bersosialisasi (hal terakhir ini baru saya lakukan dalam 3 bulan terakhir maka jangan heran klo saya masih newbie :D) .

Sebagai penutup , saya akan memberikan rasa terima kasih pada hendro tri utomo , temen sekelas saya yang udah memberikan tantangan kepada saya untuk nge-blog . walo sekarang saya gak tau account dia masih ada apa enggak . kalo suatu saat mampir ke blog ini , semoga dia tahu bahwa saya amat sangat berterima kasih sudah menjadi 'rival' saya selama SMA . domo arigato .


===

ditulis di kamar temen saya dalam keadaan belum mandi .

Ikuti tulisan saya via e-mail

Labels:

Islam yang Manakah Anda ?

Pagi ini , sebelum saya menghadapi final exam kedua (9.00 AM) , ada berita menarik yang masuk ke e-mail saya . Berita ini tentang anak salah seorang pemimpin Hamas yang berpindah agama dari Islam ke Kristen . Berita selengkapnya bisa di lihat di sini .

Hal ini membuka kembali diskusi pada salah satu kajian semasa saya SMA . Diskusi kali itu membahas tentang fenomena orang Islam tapi yang tidak Islami . Fenomena ini saya rasa sudah cukup jelas di sekitar kita . Cukup kita keluar sebentar ke jalan raya terdekat dan kita akan mendapati fenomena ini . Ada banyak indikasi yang bisa kita lihat . Mulai dari jilbab tp pke baju ketat , muslim tp klo malam clubbing , hingga mungkin yang remeh semisal memilih nongkrong ama teman daripada sholat padahal sudah waktunya . Pada saat itu , saya jadi ingin mendalami lebih dalam tentang fenomena tersebut dan mengaitkan dengan identitas keislaman yang kita anut . Mengapa mereka mengakui Islam sebagai agama mereka tapi tidak mengerti bagaimana Islam mengajarkan kepada mereka cara berperilaku yang sesuai dengan Qur'an dan Hadist .

Beberapa waktu setelah itu , saya mulai 'mewawancarai' beberapa teman saya . Pertanyaannya cukup mudah .

Mengapa kamu memilih Islam sebaga Agama kamu ?


jawaban yang paling banyak saya dapat adalah ,

"Karena sejak kecil agama saya Islam."


atau

"Karena orang tua saya Islam ."


Setelah itu iseng - iseng saya baca cerita muallaf yang masuk Islam dan perjuangan mereka dalam mempertahankan akidah . Hem . Berbeda seratus delapan puluh derajat dengan kita yang terlebih dahulu mengenal Islam sejak lahir . Mereka bisa bangga memilih Islam sebagai agama mereka , sedangkan kita ? Boro - boro bangga , terkadang kita merasa bahwa Islam itu agama yang penuh pengekangan . Ini dilarang itu dilarang . Segala serba di atur . Padahal andai kita mencari ilmu tentang itu , tentu semua itu ada alasan dan manfaatnya .

Dari situ saya berpendapat bahwa pantaslah jika fenomena yang saya jelaskan di atas terjadi . Ternyata mereka memeluk Islam karena orang tua dan bukan karena pilihan dari kesadaran mereka sendiri . Sepelekah ini ? Ups . . Tunggu dulu . Inilah yang mendasari kemunduran Islam pada saat ini . Karena memeluk Islam bukan sebagai pilihan , tp sebagai 'paksaan' . Baik paksaan lingkungan maupun keluarga .

Akhir kata , bagi Anda yang seorang muslim , jangan pernah berhenti untuk mempelajari Islam . Semoga hal yang menimpa MOSAB HASSAN YOUSEF tidak terjadi pada kita . Dan kita doakan agar dia bisa kembali memeluk Islam seperti semula .

Tolong baca wawancara mengapa dia memeluk kristen dan kita diskusikan solusinya . Ini sebagai langkah preventif agar tidak terulang hal yang sama bagi generasi berikutnya .

Bukankah Kita Bersaudara ?

Judul ini saya ambil dari artikel kiki . Pada artikel itu , teman saya bercerita tentang fenomena yang ada di lingkungannya dalam menyikapi penderitaan rakyat Palestina . Dan saya yakin , g cmn d pekanbaru aja fenomena tersebut terjadi . Di berbagai kota saya yakin ada posko - posko khusus dalam membantu saudara kita di Palestina . Mulai dari pembukaan pendaftaran bagi warga yang ingin berjihad , pembukaan rekening amal bagi yang ingin membantu dengan hartanya , maupun yang menghimbau agar kita berdoa untuk saudara kita di Palestina . Bukan suatu yang jelek sebenarnya . Dan saya dukung itu . Karena bukankah umat Muslim itu bersaudara ?

“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat nikmat.” [Q.S. 49 :10]


Namun saya jadi iri , mengapa dalam hal ini umat Islam , khususnya di Indonesia , berebut untuk memberikan bantuan sedangkan dalam keseharian kita , kita sering melihat di sekeliling banyak orang yg juga membutuhkan ? Dimana rasa persaudaraan kita ketika melihat seorang tua renta yang tidak mendapatkan tempat duduk sedangkan kita duduk dengan nyamannya ? Dimana rasa persaudaraan kita ketika ada teman kita yang dikeluarkan dari sekolah gara - gara tidak mampu bayar uang gedung ? Bukankah mereka saudara kita sesama muslim ?

Terkadang saya merasa bahwa kita ini hanya di jadikan boneka . Oleh siapa ? Oleh media . Ketika sedang ramai masalah Palestina , kita orang ramai mengutuk Zionis Yahudi . Ketika ramai masalah Iran , kita ramai mendukung Iran . Namun yang jadi pertanyaan dalam hati ini , apakah kita melakukan itu semua karena Allah ? Atau hanya gara - gara teman , keluarga , maupun lingkungan melakukan hal tersebut ? Pernahkah kita berpikir bahwa ketika kita demo , maka ada saudara muslim di sekitar kita yang melihat dan berkata , "Kalian susah - susah membantu rakyat Palestina , tapi saudara di sekitar kalian tidak kalian bantu" ? Jika ada yang sudah melakukan karena Allah dan mengetahui esensi dari Q.S. Al Hujurat : 10 tersebut , saya yakin pasti dia akan melakukan hal yang serupa bagi lingkungannya . Bagi saudara muslim di sekitarnya . Jika belum , mungkin kita bisa menjadikan fenomena Palestina dan Kebiadaban zionis ini sebgai langkah awal dalam membangun rasa persaudaraan dan empati sesama muslim . Tidak hanya bagi saudara di Palestina , tapi juga saudara kita yang tertindas di sekitar kita .

Kesimpulan yang ingin saya tekankan pada artikel ini ,

LAKUKAN HAL YANG SAMA BAGI SAUDARA DI DAERAH TERDEKAT KITA DENGAN APA YANG KITA LAKUKAN KEPADA SAUDARA KITA DI PALESTINA
. Anda bisa menginfakkan uang 1 dollar ? Pasti Anda bisa melakukan hal yang serupa untuk tetangga kita yang membutuhkan . Yang patut kita ingat , ketika Palestina sedang bertempur secara fisik melawan tank dan serdadu , maka Indonesia sedang bertempur secara mental melawan pemurtadan . Lawannya ya sama aja . Missionaris dan Zionis . Jangan sampai kita terlena dalam membantu umat muslim di Palestina dan melepaskan tanggung jawab kita kepada umat muslim di daerah terpencil yang sedang berjuang melawan pemurtadan dan pembodohan .

===


note : di tulis 4 jam sebelum saya menghadapi final exam pertama . makasih buat kiki atas artikelnya . saya jadi terpikir kembali untuk menulis hal yang dulu pernah terlintas di benak saya . sebelumnya saya berniat menggunakan waktu 4 jam ini untuk fokus belajar .


Palestina dan Makian Kita

Penderitaan yang dialami umat muslim di Palestina pasti membuat kita gerah . dan itu berakibat tidak sedikit dari kita yang memaki Zionis Yahudi [jzk buat mas aries yang sudah menjelaskan kepada kita agar tidak menggunakan Israel] . entah secara sadar ataupun tidak sadar . makian yang saya maksud disini adalah makian yang sudah mengarah pada penggunaan bahasa yang kurang sopan [seperti pengucapan berbagai kata binatang] .

Berkenaan dengan ini , saya akan share sedikit pendapat dari ustadz saya semasa SMP [jzk untuk ustadz Alimin atas kesediaannya menjawab e-mail saya] tentang memaki ini . bukan saja memaki orang muslim , memaki selaen muslim pun patut kita pertimbangkan . sebisa mungkin kita tahan untuk tidak memaki maupun mencaci . ada beberapa alasan mengenai hal ini . di sini saya lebih menitikberatkan pada memaki non-muslim . karena memaki seorang muslim udh pasti dosa kn ? :)

1. Memaki hanyalah perbuatan orang lemah . kita sebagai muslim bukan seorang yang lemah bukan ? jadi tidak pantas kita memaki .
2. Mencaci maki orang yang menyembah selain Allah bisa menyebabkan mereka memaki Allah tanpa batas pengetahuan .

Dan Janganlah km memaki sesembahan selain Allah , karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampui batas tanpa dasar pengetahuan . Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka . Kemudian kepada Tuhan tempat mereka kembali , akan DIa beritahu kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan [Q.S. 6:108]

Mengutip apa yang beliau katakan , saya pribadi tidak nyaman mencaci-maki. bukan saya bersimpati pada yahudi, tetapi saya khawatir itu akan semakin menyuburkan prasangka yang sudah ada selama ini bahwa umat Islam adalah orang-orang yang emosional dan tidak berpikir panjang . Saya juga marah dan mangkel pada yahudi, tetapi saya tidak mau orang menjadi tidak simpatik kepada Islam dan Allah hanya karena ulah kita
seperti dalam labirin yang sukar dimengerti ujung-pangkalnya. memaki salah, diam juga salah. serba salah dan tidak enak.
Lalu bagaimana menyikapinya ? pilihlah tindakan yang paling sesuai kondisi. jika merasa aman bahwa memaki mereka tidak berakibat mereka memaki Allah, lakukanlah.
jika yang dikhawatirkan Al-Qur'an itu justru muncul, hentikanlah, sebab musuh-musuh Islam tidak akan berhenti mengintai dan mencari-cari kesalahan kita .

Lalu bagaimanan cara membuat yahudi itu hengkang dari bumi palestina ? tentu tidak akan bisa dengan makian kita . Ada beberapa cara sebenarnya untuk mengusir yahudi2 laknatullah tersebut . jika ustadz Sarwat menganjurkan untuk mengirim misil ke perumahan yahudi [bisa dilihat dsini] , maka ustadz Alimin memberikan usulan bahwa untuk menaklukkan yahudi cukup dengan meruntuhkan pondasi hegemoni mereka atas dunia , yaitu moneter dan ekonomi . Cara ini sudah pernah di contohkan oleh Rasulullah SAW . Yaitu ketika beliau kesulitan meruntuhkan benteng Khaibar yang dihuni Yahudi, beliau tidak menyerang dinding-dinding kukuhnya dengan frontal. konon, mereka mampu bertahan setahun di dalamnya tanpa suplai perbekalan baru dari luar. ini luar biasa. kita juga melihat hal serupa di zaman ini, dalam diri kaum yahudi modern
tetapi, Rasulullah tahu persis, bahwa kaum yahudi itu materialis. mereka lebih berat kepada dunianya dibanding apapun. maka, beliau memerintahkan para sahabat membakar dan menebangi kebun kurma yahudi yang ada di luar benteng.

dan, Rasulullah benar, sebab tidak lama setelah menyaksikan pohon-pohon mereka tumbang dan asap membumbung melumat kebun-kebun mereka, moral mereka jatuh dan tak menunggu lama menyerah dengan menghiba-hiba.
maka, adalah berat bagi kita menyerang mereka dewasa ini, yang didukung amerika dan sekutunya. tetapi, ingatlah, mereka semuanya adalah kapitalis-materialis, sehingga kuncinya adalah "dunia" ini

runtuhkan kekuatan ekonomi dan moneter mereka, dengan boikot, dan juga dengan meninggalkan riba, serta meninggalkan "ke-yahudi-an" dalam pemikiran, kultur, dan kepribadian

lebih jauh lagi , yahudi adalah ideologi, sehingga bisa saja kita samasekali tidak ada sangkut pautnya dengan mereka secara politis dan biologis. namun, banyak dari kita yang adalah yahudi sejati ditinjau dari ideologi yang kita praktekkan.

banyak orang Islam yang hidup tidak dengan cara Islam, tetapi dengan cara yahudi. menumpuk harta dan enggan berinfak, berkubang dalam riba dan tidak mau berpisah darinya, berspekulasi di bursa saham, lebih terpukau oleh materi dan tampilan fisik (modelling, sinema, entertainment, rumah mewah, kendaraan bagus, dsb), mendewakan akal dan mengakali wahyu, banyak lagi....

bersihkan diri, keluarga, teman, lingkungan dari keyahudian ini, dan kita akan menumbangkan mereka tanpa perang dan pertumpahan darah.
jika "dunia" mereka kita robohkan, percayalah mereka akan datang berlutut dan menghiba-hiba
pesan penting syair ... "khaibar! khaibar! ya yahud! jaisyu muhammad saufa ya'ud!" ... bukan pada kekuatan militer, tetapi keruntuhan moral mereka.
tangkap pesan dalam sirah, bahwa yahudi khaibar pada akhirnya tidak dijatuhkan dengan kekuatan militer, namun melalui ekonomi
jadi ... boikot, tinggalkan riba, jauhi keyahudian ... insya Allah kemenangan itu akan diberikan-Nya . Dan mungkin cara ini akan memakan waktu yang lebih lama dibanding dengan hanya mengirim misil ke pemukiman Yahudi . Tapi saya yakin , cara ini akan lebih berhasil . Karena seberapa besar kerusakan yang diderita oleh yahudi , selama pondasi mereka tidak d hancurkan , mereka akan tetap bisa membangun kembail persenjataan dan peradaban mereka . dan tentu saja , cara ini lebih manjur daripada sekadar memaki .

wallahu a'lam

===

P.S. : tidak tertutup kemungkinan bahwa dalam artikel ini terdapat kesalahan . maka koreksi adalah suatu hal yang diharapkan .


Jangan Mempermainkan Allah [Sebuah Nasehat untuk Saya dan Anda]

Manshur bin Amar berkata “Saya mempunyai seorang kawan yang tak henti-hentinya melakukan maksiat.Suatu saat ia bertobat.Saya melihatnya banyak melakukan ibadah dan shalat tahajud.Beberapa hari saya kehilangan dia,ternyata saya mendapat kabar bahwa dia sakit.Saya pergi menjenguknya,sungguh terkejut ketika saya menyaksikan mukanya kelihatan hitam,matanya belalakan,dan bibirnya sangat keras.

Saat berbicara dengannya saya sangat takut,”Kawan,perbanyaklah mengucapkan La Illaha Illallah!” Ia membuka matanya melihat padaku,lalu pingsan. Setelah ia sadar,saya berkata lagi,”kawan perbanyaklah mengucapkan La Illaha Illallah!” Ia membuka mata dan berkata padaku “Mansur saudaraku,Kalimat itu telah terhalang olehku.”

Mendengar kata-katanya saya lantas berkata,”Tidak ada daya dan kekuatan kecuali oleh Allah Yang Maha Luhur & Maha Agung. Dimana sholatmu,puasa,tahajud dan ibadah lainmu itu?” Ia menjawab,” Semua itu saya persembahkan bukan untuk Allah.Saya lakukan berpura-pura supaya disebut orang banyak bahwa saya telah sadar dan termasuk orang yang soleh. Ketika saya sendiri saya kembali melakukan maksiat.Saya masuk kamar,saya kunci,dan saya kembali meneguk minuman keras serta melakukan maksiat yang lain di hadapan Allah.”

“Suatu hari saya tertimpa penyakit bahaya,saya minta putri saya untuk mengambil Al-Quran,kemudian saya berkata,” Ya Allah demi kebenaran Al-Quran yang agung ini,berikanlah kesembuhan untukku dan saya tidak akan melakukan dosa lagi.” Allahpun memberi kesembuhan padaku.Tapi aku kembali melakukan kebiasaanku bermaksiat,aku sepenuhnya sadar hal tsb salah tapi aku melakukannya terus..Setanpun melupakan janji yang telah saya buat dengan Allah. Sayapun meneruskan kebiasaan berdosa,tetap beribadah tetapi tetap melanggar larangannya.

Sampai suatu saat saya menderita sakit yang hampir merenggut nyawa, sayapun kembali mengambil Al-Quran,dan memohon kesembuhan kepada Allah dengan berjanji tidak akan melakukan dosa lagi.Dan Allahpun mengabulkan doa saya,menyembuhkan saya untuk kedua kalinya.Tetapi apa lacur,saya susah meninggalkan kebiasaan saya berbuat dosa. Sampai saya sakit untuk ketiga kalinya. Kali ini sayapun memohon kepada Allah kembali untuk disembuhkan dengan membawa Al-Quran seperti sebelumnya.

Tapi kali ini aneh..ketika saya buka Al-Quran itu,tidak tampak satu hurufpun yang bisa saya baca. Saya tahu mungkin Allah marah pada saya,karena berkali-kali saya berjanji taubat namun tidak saya tepati. Lalu saya mendengar suara dari atas seperti ini:
” Engkau bertobat ketika sakit dan kembali kepada dosa ketika sehat.
Sering sekali kesusahanmu,berkali-kali engkau dijauhkan dari petaka yang menimpamu.
Apakah engkau tidak khawatir kematian datang menemuimu?
Padahal dirimu dalam dosa yang terus engkau lupakan..”

Manshur bin Amar berkata,”Demi Allah tidaklah saya keluar dari rumahnya,melainkan mataku penuh dengan berbagai pelajaran.Belum sampai saya keluar pintu,tiba-tiba saya mendengar ia meninggal.”

Just Another Miracle Today




It's not that unusual
When everything is beautiful
It's just another
Ordinary miracle today

The sky knows when it's time to snow
Don't need to teach a seed to grow
It's just another
Ordinary miracle today

Life is like a gift, they say
Wrapped up for you everyday
Open up, and find a way
To give some of your own

Isn't remarkable?
Like everytime a raindrop falls
It's just another
Ordinary miracle today

The birds in winter have their fling
And always make it back by spring
It's just another
Ordinary miracle today

When you wake up everyday
Please don't throw your dreams away
Hold them close to your heart
'Cause we are all a part

Of the ordinary miracle

Ordinary miracle

Do you want to see a miracle

It seems so exceptional
That things just turn out after all
It's just another
Ordinary miracle today

The sun comes out and shines some bright
And disappears again at night
It's just another
Ordinary miracle today

It's just another
Ordinary miracle today

SARAH McLACHLAN - Ordinary Miracle


====

Every man who loves their life ,
They will see clearly the meaning of nature creation ,
contemplate everything happen ,
They will always see an ordinary MIRACLE .

Every man who hold their dreams tightly ,
They will understand the meaning of obstacle ,
Contemplate everything happen ,
They will always see an ordinary MIRACLE .

and then we'll discover ,
that a big MIRACLE is just an ordinary MIRACLE around our life .

Labels:

Today : 1 Muharram 1430 H

Ada yang tahu hari ini hari apa ? Gak tau ? wah , , berarti perlu liat kalender juga . Udah liat kalender tp g liat sesuatu yang spesial ? Yah , , mesti liat kalender hijriyah nih . Udah habis ya tanggalnya ? Ya iyalah lha wong hari ini 1 Muharram . . ! ! Nyadar g ? Klo nyadar , ya Alhamdulillah . klo g nyadar , berarti harus lebih care lagi . Kenapa ? Karena kita lebih hapal tahun baru masehi daripada tahun baru hijriyah . Klo seandainya saya tanya , , 1 Januari 2009 kena pas hari apa ? pasti pada langsung tau klo jawabannya hari kamis . Bahkan ada yang udh rencana ntr taon baru ama sapa , ngapain , dimana , dsb .

Apa yang sebaiknya kita lakukan di malam tahun baru ? Bermuhasabah . ini adalah langkah yang patut d lakukan oleh setiap muslim . Karena hanya dengan muhasabah maka kita bisa menjadi lebih baik dari yang saat ini . Tentang muhasabah , ada satu artikel yang menarik untuk di renungkan .


Berikut isi dari artikel tersebut :

Sudahkah ku jauhkankah ku dari segala kekufuran? Sudah hijrahkah aku?

Sedangkan aku masih sering menunda sholatku, karena lebih mementingkan pekerjaanku, acara TV, membaca buku, tidur…

Bila ku bersedekah masih ada yang memberatkan dalam hati, masih ada rasa su’udzon kepada sang penerima sedekah. Dan juga masih sedikit, setitik garam dilautan… masih kuhitung rejeki ku, padahal kan rejekiku itu sudah Allah tetapkan untuk ku…

Membaca Al Qur’an? masih lebih banyak aku membaca majalah atau membaca buku.

Puasa sunnahku masih jarang dan selalu harus di ingatkan dan dimotivasi.

Qiyammul Lail ku? masih belum kudapatkan kekusyu’an itu…

Dan sampai hari ini, masih belum dapat kusenangi hati kedua orang tuaku, dan masih kubebani mereka dengan kewajiban mereka terhadapku.

Ya Allah kau ciptakan Manusia termasuk aku, dengan penuh kemuliaan, tetapi setelah ku tercipta, ku jalani hidupku dengan kenistaan.

Ya Allah aku memang tidak semulia pada saat engkau ciptakan aku, tetapi apakah aku dapat terus berusaha untuk mendapatkan kemuliaan itu kembali dihadapanmu nanti di akhir hidupku?

Ya Allah berilah aku kesempatan untuk memperbaiki diriku ini dan lebih dapat mendekatkan diriku padaMU

Dalam lisanku sering ku ucapkan bahwa KAUlah satu-satunya Sesembahanku, tetapi dalam keseharianku KAU sering ku tinggalkan demi sesembahan yang lain, dunia.. Astaghfirullah..

Ya Allah, jangan kau marah pada ku, jangan kau tarik hidayah ku…
Aku tak tau apa yang harus kuperbuat bila kudapatkan marah MU dan tak kupunya lagi hidayah MU


semoga dengan bertambah tahun , bertambah pula keimanan kita . Dan bertambah pula manfaat yang dapat kita berikan bagi sesama . akhir kata , saya mengucapkan :

SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH 1430 H



Quotes of the Day

Recent Comments

Followers

Shev's bookshelf: read

OutliersKetika Cinta Bertasbih5 cmLaskar PelangiSang PemimpiEdensor

More of Shev's books »
Shev Save's  book recommendations, reviews, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists